Identitas Buku
Penulis: Ika Natassa
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2007
Genre: Romance, chick-lit, fiction
Fakta Menarik!
Hal yang paling menarik dari buku ini menurutku adalah latar waktu dan suasana pada cerita. Novel ini menggambarkan suasana hiruk pikuk era tahun 2010-an yang dihiasi dengan friendster, BBM, SMS yang mungkin sudah tidak begitu digunakan di era sekarang.
Mari kita ulas!
A Very Yuppy Wedding - menceritakan keseharian sang tokoh utama yang bernama Andrea, bankir Perdana yang bekerja 24/7 dalam hidupnya. Andrea memiliki seorang kekasih bernama Adjie, yang kebetulan juga teman sekantornya. Terdapat sebuah aturan bahwa tidak diperbolehkan menjalin hubungan sesama rekan kerja di Bank Perdana, maka Andrea dan Adjie menyembunyikan hubungannya dan bertindak profesional di kantor, terlebih Andrea dan Adjie memiliki jabatan yang setara dalam pekerjaannya. Suatu ketika Adjie melamar Andrea di sebuah mall pada saat hendak membeli pakaian. Andrea pun menerima lamarannya dan berencana menikah tahun depan.
Persiapan pernikahan yang seharusnya membahagiakan justru menjadi tantangan besar. Perbedaan karakter, benturan ego, campur tangan keluarga, dan tuntutan sosial membuat hubungan mereka diuji. Cerita dikemas dari sudut pandang Andrea, yang mengajak pembaca masuk ke dalam pikirannya, mulai dari urusan pekerjaan, hubungan dengan teman-teman, hingga pergulatan batin tentang pernikahan itu sendiri.
Bagaimanakah karier Andrea dan Adjie apabila mereka menikah? Apakah mereka akan menikah dikala badainya persiapan pernikahan?
Opinikuππ»♀️
Latar waktu dan tempat pada novel ini menggambarkan kehidupan young professionals di Jakarta dengan autentik dan relatable, apalagi untuk usia 20 hingga 30 tahun. Meskipun, beberapa terdapat fokus kehidupan untuk kalangan menengah atas yang unik banget untuk kita ketahui (walau beberapa yan kurang relevan sih).
Untuk konflik antar pasangan agak ngebosenin buatku, karena mostly konfliknya tentang saling cemburu antar pasangan saja, dan juga ada beberapa keputusan-keputusan tidak logis dari Andrea sendiri dikala ia hendak menikah dengan Adjie.
Rating dariku
3.6/5⭐️
English Version | π¬π§
Fun Fact!
What I find most interesting about this book is the time setting and the overall vibe of the story. It captures the hustle and bustle of the 2010s, complete with Friendster, BBM, and SMS which are things that people barely use anymore these days.
Here Comes the Review!
A Very yuppy Wedding — It tells the daily life of the main character, Andrea, a banker at Bank Perdana who basically works 24/7. She has a boyfriend named Adjie, who happens to be her coworker. There’s a rule at Bank Perdana that forbids office romances, so Andrea and Adjie keep their relationship a secret and act completely professional at work especially since they hold the same position. One day, while they’re at a mall shopping for clothes, Adjie proposes to Andrea. She says yes, and they plan to get married next year.
What’s supposed to be a joyful wedding prep turns into a huge challenge. Differences in personality, clashes of ego, family interference, and social pressures really put their relationship to the test. The story is told from Andrea’s point of view, pulling readers into her thoughts about work, her friendships, and her inner struggles over the marriage itself.
What will Andrea and Adjie’s careers look like if they get married? Will they still tie the knot in the midst of the stormy wedding preparations?
Inside Nora’s Mindππ»♀️
The time and setting in this novel portray the lives of young professionals in Jakarta in an authentic and relatable way, especially for those in their 20s to 30s. That said, some parts focus on the upper-middle-class lifestyle, which is pretty interesting to learn about (even if a few bits aren’t all that relatable).
The couple’s conflicts felt a bit boring to me, mostly because they’re just about jealousy between them. Plus, there are a few illogical decisions Andrea makes while she’s preparing to marry Adjie.
A Star From Nora!
3.6/5⭐️
Instagram: @thebooksofours
Threads: @thebooksofours
X: @thebooksofours
Comments
Post a Comment